• Testing Link 1

    Ini adalah contoh dari slide show yang saya buat

  • Enter Slide 2 Title Here

    This is slide 2 description. Find these sentences in Edit HTML and replace with your own words. This is a Blogger template by NewBloggerThemes.com...

  • Enter Slide 3 Title Here

    This is slide 3 description. Find these sentences in Edit HTML and replace with your own words. This is a Blogger template by NewBloggerThemes.com...

Kamis, 14 Agustus 2014

Posted by Sejarah Perpustakaan on 19.22 | No comments
Assalamualaikum wr wb,

Tentu shobat blogger tau apah itu CINTA, dan setiap orang punya arti masing - masing mengenai Cinta, Tapi disini saya mau coba menjelaskan Antara CINTA atau NAFSU meneurut cara pandang saya sendiri.

CINTA itu ituh ibarat udara,
kenapa seperti udara ?
tentu shobat blogger tau setiap hari kita bernafas menghirup dan mengeluarkan udara, tapi terkadang disaat kita kritis kita membutuhkan lebih banyak udara (Oksigen), nah sekarang apa kaitanya dengan CINTA ?

Setiap hari kita selalu mendapatkan cinta, bahkan dari lahir sampai sekarang kita masih tetap mendapatkan cinta dari orang - orang yang menyayangi kita terutama Orang tua, Namun disisi lain atau disaat sudah waktunya, kita juga membutuhkan CINTA yang mengerti akan kondisi kita dan yang akan menemani prjalanan hidup kita nah disinilah shobat blogger ada pada masa kritis.

Dimasa seperti ituh, tentu shobat blogger harus bisa membedakan antara CINTA atau NAFSU, karena pada zaman sekarang banyak yang sulit membedakan anatara CINTA atau NAFSU, banyak seseorang yang menjadikan NAFSU sebagai alasan CINTA, karena memang sulit untuk dibedakan, tentu shobat blogger banyak yang sudah mengalami sendiri, karena cenderung remaja masa kini tidak memikirkan dampak yang akan di dapat jika NAFSU dijadikan alasan CINTA, tentu kita tahu banyak remaja yang menyesal karena telah mengatasnamakan NAFSU menjadi CINTA, karena CINTA dan NAFSU memang tidak bisa dipisahkan akan tetapi kita bisa dikendalikan.

Jika memeng CINTA maka dia tak akan menuntut apapun dari kamu kecuali ke jenjang pernikahan, karena CINTA ituh bukan soal apa yang harus di berikan tetapi apa yang harus dilakukan, yang dimaksud dilakukan disini adalah menjaganya dan menghargainya sampai Pernikahan, bukan sekedar memberikan perhatian atau ciuman yang berujung pada NAFSU, yang pada akhirnya tidak sampai ke pernikahan.

CINTA bukan hanya memberikan perhatian setiap hari, seperti yang dilakukan remaja sekarang setiap hari,setiap jam, setiap menit sms atau telfonan, yang katanya kalo ngga sms / telfon kangen nya sampi langit ke tujuh, waduhhhh jauh banget yah hehehe,,,  tapi itulah fakta yang dihadapi remaja sekarang, disini saya coba memberikan gambaran, CINTA yang demikian ituh CINTA NAFSU karena ingin selalu diperhatikan dan ituh bisa menyebabkan penyakit HATI, lohhhh kok bisa penyakit Hati ?
iyah karena jika tidak diberi perhatian lama - lama ituh akan sakit hati dan menjadi PATAH HATI hehehe....

Sekarang shobat blogger sudah punya gambaran kan mengenai CINTA atau NAFSU ?

Terus kalau CINTA yang tulus tanpa NAFSU ituh bagaimana ?
Nahhhh saya akan coba tuliskan mengenai gambaran CINTA yang bukan sekedar NAFSU,
kenapa pake kata bukan sekedar ? bukan kah berarti masih pake NAFSU ?
Yuuuppssss Shobat blogger bener banget, seperti yang tadi saya tulis di atas kalo antara CINTA dan NAFSU itu tidak bisa dipisahkan tapi bisa dikendalikan. NAFSU disini adalah NAFSU ingin memiliki dalam artian ingin Hidup bersamanya bukan sekedar kasih perhatian sperti yang saya jelaskan di atas.
CINTA tulus ituh cinta yang menuju ke pelaminan, karena CINTA ituh bukan sekedar sayang - sayangan, tapi lebih ke saling memahami dan mengerti satu sama lain, karena cinta setelah menikah ituh berbeda dengan cinta ketika kita masih dalam masa pendekatan, maka dari ituh kita harus bisa memahami juga menerima kekurangan satu sama lain, seengganya ituh pengalaman pribadi teman saya yang baru merasakan setelah menikah, setelah menikah ituh ibarat tubuh kita menjadi satu dengan pasangan hidup kita oleh sebab itu harus dijaga bersama. jadi buat shobat blogger yang sedang menjalin hubungan alangkah baiknya untuk segera menikah dari pada menjalin hubungan dengan Nafsu, yang akhirnya kalo nafsu ituh sudah hilang diputuskan. Dan yang belum punya pasangan alangkah baiknya kita meminta kepada ALLAH supaya kita diberikan pasangan hidup yang soleh / solehah. CINTA karena Alllah adalah PERNIKAHAN bukan PACARAN.

Okeyyy shobat blogger semoga bisa mengambil pelajaran dari tulisan saya, Terimakasih sudah mampir ke blogg ku, semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum wr wb.








Kamis, 07 Agustus 2014

Posted by Sejarah Perpustakaan on 00.50 | No comments
Assalamualaikum Wr Wb,

Menceritakan sebuah kenangan selama tiga tahun sekolah di SMK Karya Bhakti Brebes mungkin tidak akan selesai di ceritakan karena sangat banyak sekali hehe

....Oke langsung saja saya ceritakan kisah & Kenangan yang terjadi selama 3 tahun sekolah di SMK Karya Bhakti Brebes yang Is The Best, Saya anak RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) 2013, Teman2 biasa panggil saya Ghofur/KeTOS karena pada saat kelas 2 SMK saya pernah di percaya menjabat sebagai ketua OSIS,
saya cukup dikenal seluruh murid & Guru SMK Karya Bhakti Brebes, suatu kebanggaan tersendiri buat saya bisa menjadi salah satu Icon sekolah hehehe, ngga sombong yah tapi bangga dengan diri sendiri :D

Banyak kenangan yang tak terlupakan disaat saya sekolah, terutama sahabat,kisah percintaan dll,,,
dalam hal percintaan saya pernah memiliki cewe yang sangat cantik seperti bidadari hehehe,,, cewe nya pendiem,pinter, dan aktif banyak deh cowo yang naksir tapi ngga tau kecantolnya sama saya hehehe,,
dia anak Multimedia satu angkatan sama saya tapi beda jurusan, dia ke Banjarharjo saya ke Pulosari,, ehhh kok jdai ngomongin jalan,
singkat cerita saya dan cewe saya berpacaran selama hampir 3 tahun, karena dari kelas 1 sampai kelas 3, banyak suka duka yang sudah kita lewati bersama, sukanya kalo lagi makan olos (ondol2 polos isinya cabe) bareng berdua, ya walaupun saya ngga suka makan pedas, tapi kalo lagi berduaan rasanya jadi manis karena lihatin cewenya terus hihih,,, duka nya kalo cewe saya lagi sakit kasihan jauh dari orang tua karena anak kost, jadi sedihhh :( , terus kalo lagi marahan pernah sekali saya dikunci diluar kost ngga boleh masuk karena lagi ngambek, biasa cewe hehe,,, tapi setelah itu baikan lagi ma'lum masih ABABIL (Abege Masih Labil),

Semasa sekolah dan menjabat sebagai Osis saya memiliki dua sahabat QOTOBUDIN AIBAKH & SHIMA SETIA PUTRI, mereka berdua yang selalu menemani dan mendengarkan ocehan saya hehe...
mereka anaknya pinter2 yaaaa bisa dikatakan Masternya Sekolah dalam semua mapel, hehe tapi mereka baik dan ramah kok ngga sombong, kita bertiga selalu jalan bareng sampe ada yang julukin trio wek wek, mereka juga Anggota Osis yang satu sekretaris Osis dan satunya Bendahara Osis, kalo dalam organisasi mereka berdua sangat menghargai saya sebagai ketue Osis, begitu juga sebaliknya tapi kalo sudah diluar Osis wahhhhh sudah kaya ayam mondar mandir bareng terus hehehe,,,, Osis tahun saya alkhamdulillah bisa dibilang paling baik, karena mengalami banyak kemajuan salah satunya ada exschool baru yang dulu ngga ada,
1. PASKIBRA
2. ROHIS
   - Tilawtil Quran
   - Kajian Islam (Tauhid)
3. LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa)
4. dan mengembangkan exschhol yang sudah ada hingga mencapai beberapa prestasi,
Osis ituh buat saya seperti tempat belajar kedua setelah dalam kelas (RPL), karena banyak ilmu yang bisa di pelajari mengenai kepemimpinan,  Saya heran mengapa saya pernah dinobatkan sebagai salah satu siswa berprestasi,hal yang sama pernah diraih oleh SHIMA sahabat saya, padahal saya rangking pun paling akhir heheh tapi ngga akhir banget yah paling tinggi peringgkat 3, juara pun paling Juara 3 2X, juara 4 (Favorit),
mungkin karena keaktivan saya di berbagai Organisai salah satunya,
OSIS (Ketua)
PRAMUKA (Jurdat)
PASKIBRA (Ketua+Pendiri)
ROHIS (Pendiri+Anggota)
LDKS (Pendir+Ketua)
dll...

akhir cerita saya sangat bahagia karena saya bisa lulus bersama seluruh teman-teman saya, alkhamdulillah 100%, putih abu-abu sekarang tinggal kenangan, sekarang saya juga sudah Move on dengan pacar saya, sekarang dia kuliah di salah satu PTS swasta di Tagggerang, sahabat saya Shima sekarang Kuliah di Kebidanan, Aibakh Sekarang bekerja di brebes, dan saya sendiri sekarang bekerja di Kantor Swasta daerah Bekasi.
semoga semua shabat,pacar yang dulu, teman suluruh siswa/i SMK Karya Bhakti Brebes menjadi orang yang berguna,
kerjarlah cita mu sebelum mengejar cintamu, bahagiakan Oranmg tua mu sebelum kau bahagiakan anak orang lain (istri).

selamat berjuan Meraih Masa depan Alumni SMK Karya Bhakti Brebes Angkatan 2013 .
Semoga Allah selalu melindungi kalian.
terimakasih semua guru-guruku yang telah mengajarkan ilmunya kepada saya, semoga engkau selalu diberikan kesehatan untuk mencerdaskan anak bangsa.

SMK Karya Bhakti Brebes Jaya !!!

Walaikum salam Wr, Wb.

Kamis, 20 Maret 2014

Posted by Sejarah Perpustakaan on 18.25 | No comments
Pemimpin bukanlah mereka yang mempunyai kekuasaan tapi pemimpin merekalah yang mau mendengarkan aspirasi rakyat

Sabtu, 28 September 2013

Posted by Sejarah Perpustakaan on 01.55 | No comments
Ambisi atau kapabilitas?
Pemimpin muda. Kata yang terdengar sangat hebat dan berpengaruh. Menjadi pemimpin di usia muda adalah sesuatu yang pastinya membanggakan. Ditangannya lah nasib apa yang dipimpinnya, tanggungjawabnya begitu besar disaat usianya masih tergolong sebagai pemuda. Masa muda yang di cap sebagai masa untuk bersenang-senang kini tak bisa dibuktikan. Sebenarnya, jika konteksnya adalah menjadi seorang pemimpin. Muda dan tua sama saja. Sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Posisi pemimpin itu tetap banyak yang memperebutkannya. Padahal pada kenyataannya pahitnya lebih banyak dibandingkan rasa manis yang dirasakan.

Setiap pemimpin memang mempunyai kekuasaan, tapi bukan untuk menadi penguasa. Pemimpin adalah pemegang tanggung jawab untuk membawa orang-orang yang dipimpinnya mencapai tujuan bersama, bukan sibuk mewujudkan keinginan sendiri bersama-sama. Pemimpin adalah pelayan, bukan yang dilayani. Tapi, ketika semua keadaan berbalik, siapa yang disalahkan?

Sepertinya banyak kesalahpahaman yang terjadi. Ketika posisi seorang pemimpin diibaratkan sebagai subjek tunggal yang memiliki kekuasaan penuh, yang akan diperlakukan secara ekslusif bila dibandingkan orang lain. Banyak tawaran menggiurkan ketika mendudukinya, namun saya lebih senang menyebutnya sebagai episode akhir dari sebuah kepemimpinan jika ia terlena karenanya.

Salah jika pemimpin tidak merasakan kesengsaraan orang-orang yang ia bawahi. Salah jika kini posisi pemimpin disamakan dengan penguasa. Ketika dalam hati ini timbul keinginan untuk memimpin, sudah siapkah kita menanggung resikonya? Karena pada saatnya memimpin nanti, seorang pemimpin akan mengerjakan pekerjaan tersulit yang tidak bisa diselesaikan oleh bawahannya. Yang menanggung bayak cercaan dan keluhan ketika kinerjanya dipertanyakan. Yang tak bisa berbuat semaunya karena dirinya adalah teladan yang semua tindak-tanduknya diperhatikan.

Pemimpin harus melepaskan jaket keegoannya sebagai seorang individu karena permasahan bersama yang jadi prioritas. Yang tidur malamnya sedikit seiring banyaknya amanah yang ia emban. Bahkan bisa jadi tidak bisa tidur karena ia sangat terpikirkan oleh masalah atau musuh yang tengah dihadapi. Yang seharusnya paling semangat dan enerjik dikala orang lain sedang santai dan bermalas-malasan. Yang tak pernah lelah untuk belajar dan menerima kebenaran dari siapapun sekalipun dari anak kecil. Yang gelisah karena ketakutannya kalau-kalau ia menzhalimi ‘rakyat’ yang dipimpinnya tanpa sadar.

Mana bisa hidup tenang sebagai pemimpin jika ia tidak tau hakikat kepemimpinan itu sendiri, awam mengenai substansi kepemimpinan yang pada prakteknya butuh banyak pengorbanan. Terlebih jika tidak tau bagaimana memimpin sesuatu dengan cara yang benar. Adakah kita lihat sifat-sifat tersebut di wajah-wajah pemimpin saat ini?

Karena pemimpin akan dimintai pertagungjawabannya akan apa yag ia pimpin, hisab manusia mungkin hanya cercaan dan kritik pedas. Namun bagaimana hisab di hadapan tuhan nantinya? Mungkin sudah banyak yang lupa. Itulah sedikit paparan yang bisa saya berikan mengenai amanah dari sebuah kepemimpinan. Pun sudah selayaknya menjadi pertimbangan untuk maju sebagai seorang pemimpin. Bukan menyurutkan rasa kepercayaan diri setiap calon pemimpin. Termasuk diri saya sendiri. Namun, hendaknya kita dapat mendeteksi sedini mungkin apabila tindakan kita didasari oleh niat yang salah. Ambisi melahirkan penguasa, sedangkan kapabilitas melahirkan pemimpin yang tangguh. Pemimpin yang hebat ialah orang yang bukan berkata “Biarkan saya yang memimpin”. Melainkan orang yang diharap-harapkan kepemimpinannya oleh orang lain karena kecakapannya dan karena tingkah lakunya sehingga ia yang dianggap paling layak. Walaupun dia sebetulnya enggan karena tau resikonya. Namun amanah tak dapat ditolak.

Pemimpin muda, yang mempunyai ketulusan dalam niat dan ahlak yang baik pastinya akan membawa perubahan besar tanpa menunggu waktu lama. Pemimpin muda, terutama yang memiliki rasa nasionalisme berlebih, layaknya asset, untaian mutiara berharga bagi peradaban bangsa selanjutnya.

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter